Sabtu, 10 Desember 2016
the Power of Mindset
Saya punya pengalaman saat asisten rumah
tangga yang biasa menjaga anak saya memiliki kebiasaan disaat naik mobil
dipastikan mabuk kendaraan, akhirnya saya mencoba sesuatu yang baru
untuk membantu menghilangkan kebiasaan tersebut, karena saya yaqin dia
pun tidak menginginkan itu. Dengan alat bantu jok mobil saya coba
bercerita memfokuskan agar dia tidak akan pernah lagi merasakan mual
atau mabuk disaat naik kendaraan, dan Alhamdulillah berhasil, jadi sejak saat itu dia tidak pernah lagi merasakan hal tersebut sampai saat ini.
hal ini bisa terjadi karena dia tidak menolak untuk merubah mindsetnya tentang mabuk kendaraan. bagi rekan-rekan yang memiliki phobia terhadap sesuatu atau hal lain yang ingin dihilangkan, mari kita rubah mindset dengan berusaha bersungguh-sungguh. silahkan kita diskusi tentang ini.
sama halnya dengan video berikut.
Robert Kiyosaki's 10 Rules of Success
1. Experience Make You Smarter
"Pengalaman Adalah Guru Kita untuk Menjadi Lebih "Cerdas", Carilah Pengalaman Dengan Sering Berhadapan dengan Calon Mitra Kita, Semakin Sering Semakin Banyak Pengalaman Kita"
"Pengalaman Adalah Guru Kita untuk Menjadi Lebih "Cerdas", Carilah Pengalaman Dengan Sering Berhadapan dengan Calon Mitra Kita, Semakin Sering Semakin Banyak Pengalaman Kita"
2. The More You GIVE, The More you RECEIVE
"Beramal Sebagian dari Rejeki yang Anda peroleh, agar lebih Berkah dan Menjadi Amal Baik", "Niatkan Usaha Anda sebagai Ibadah, Rejeki Anda Akan dimudahkan"
3. Change The Way You Think
"Ubah Mindset Negatif kita menjadi Positif dan MindSet Positif Menjadi Motivasi Kita, Tetap Bergerak dan Jangan Banyak Mengeluh"
4. FOCUS (Follow One Course Until Successfull)
"Kerjakan Satu Hal secara Berulang Ulang hingga Anda Menjadi MASTER di Bidang tersebut, Mastering yourself"
5. Hard Time Bring New Opportunity
"Setiap Kesulitan pasti ada Solusinya, Karena Kesulitan akan datang sesuai dengan Kapasitas orang yang menerimanya"
6. Design The Business Properly
"Tidak ada Bisnis yang Buruk tapi Kita yang belum menemukan Cara yang baik untuk menjalankannya, Tidak ada Bisnis yang Sempurna, yang perlu Anda Lakukan adalah Jalani, Perbaiki, Modifikasi dan Jalani Lagi"
7. Know What You Are Working Hard For
"Apa Dream atau Passion atau Goal yang ANDA Kejar dalam bisnis Ini ? Perubahan Hidup ? Kebebasan Finansial ? Punya Banyak Waktu ? Atau Passive Income ? Otomatis Semuanya adalah Impian yang Kita ingin Kejar dan Dapatkan. Niatkan Ibadah Anda agar Semuanya Bisa Mudah Kita peroleh"
8. Don't be Afraid of Losses
"Dalam Bisnis Jatuh Bangun adalah hal yang Wajar Sama halnya dengan Bayi yang Sedang Belajar Berdiri dan Berjalan, Kegagalan sebenarnya adalah saat ANDA Menyerah, Takut Gagal dan Takut Berbuat Salah serta Tidak Belajar untuk memperbaiki kesalahan dan kegagalan tersebut."
9. Aim to Acquire Assets
"Jika ANDA Sudah Sukses Investasikan Income ANDA Adalah bentuk Aset, Makin Banyak Aset ANDA Makin Bagus Karena Aset Bisa Menjadi Jaminan Apabila Kita suatu saat membutuhkan Cash Money atau Bisa Kita Hibahkan untuk Menjadi Amal Kita"
10. Stop Saving Money, Invest it
"Jangan hanya menyimpan Uang Di Bank untuk Mengharapkan Bunga, Tapi Putarlah Uang Anda Dalam Bisnis yang nyata"
Semangat Pagi Sahabat
Salam Hebat...!!!
Apa itu Coaching?
Coaching mengenai perubahan. Coaching
membantu orang-orang berubah ke arah yang mereka mau dan menjadi yang
terbaik seperti yang mereka inginkan.
Coaching membantu
meningkatkan bisnis dengan cara membantu orang-orang yang menjalankan
bisnis tersebut. Coaching merupakan salah satu cara yang paling efektif
dalam mengembangkan orang-orang di dalam bisnis.
Mengapa orang-orang membutuhkan Coaching?
Pada dasarnya setiap orang ingin mencapai apa yang terbaik bagi mereka,
ingin mencapai goal dan menemukan tujuan hidup, ingin hidup lebih
bahagia, ingin mencapai impiannya dll namun dalam proses untuk mencapai
itu terkadang banyak hambatan dan rintangan.
Hambatan itu bisa
dari dalam diri orang tersebut seperti merasa tidak memiliki kemampuan,
tidak bisa, tidak yakin, tidak mungkin dll. Jika hambatan dalam diri
selalu muncul pada orang tersebut, bagaimana dia akan mencapai apa yang
dia inginkan?
Disinilah fungsi Coaching akan bekerja dengan
hebat. Setiap orang ingin hidup sukses dan bahagia tapi banyak yang
tidak tahu bagaimana caranya untuk mencapai sukses dan bahagia.
Beberapa jenis Coaching yang perlu diketahui yaitu:
1. Life Coaching.
2. Executive Coaching
3. Business Coaching
4. Team Coaching
5. Sports Coaching
6. Leader as Coach
2. Executive Coaching
3. Business Coaching
4. Team Coaching
5. Sports Coaching
6. Leader as Coach
Apa saja peranan seorang Coach?
Seorang Coach berfungsi sebagai fasilitator, dia memfasilitasi Coaching
dengan berbagai pertanyaan, bukan dengan memberikan saran, nasehat atau
petunjuk. Seorang Coach akan memperlihatkan kepada anda selalu berada
dalam jalur untuk mencapai tujuan anda. Seorang Coach akan mendukung
perubahan anda, akan menunjukkan dimana anda bisa berubah. Dan yang
terpenting dari Coaching adalah membuat klien lebih meningkatkan
kesadaran diri.
Untuk itu seorang Coach memerlukan penguasaan
keterampilan Coaching seperti cara bertanya, bagaimana menanyakan
pertanyaan yang powerful, mendengarkan secara aktif dll.
Tentunya semua keterampilan itu perlu dipelajari secara intensif, latihan dan praktek.
Selamat Beraktifitas
Irene Corry
http://indonesia.icccoachingcongress.com
INSPIRASI
Ketika aku berpikir negatif pada seseorang TANPA ada bukti, TANPA SADAR, aku telah menghakimi orang itu.
Lebih mudah mana?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di sepanjang jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di sepanjang jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka?
Lebih mungkin mana?
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman, atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri?
Lebih mudah mana?
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan, atau menjaga hati kita sendiri agar tidak mudah tersinggung?
Lebih penting mana?
Berusaha menguasai orang lain, atau belajar menguasai diri sendiri?
Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bagaimana aku berusaha baik pada orang lain.
Bukan orang lain yang membuat aku bahagia, melainkan sikap diriku sendirilah yang menentukan, aku bahagia atau tidak. Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini, TIDAK akan terulang kembali, Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan, yaitu BELAJAR dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.
Hidup adalah PROSES,
Hidup adalah BELAJAR,
Tanpa ada batas UMUR.
SETIAP TEMPAT ADALAH SEKOLAH KEHIDUPAN.
SETIAP ORANG ADALAH GURU KEHIDUPAN
SETIAP PERISTIWA ADALAH ILMU KEHIDUPAN
Salam Hebat....!!!
MANUSIA TANPA CELA
Tentang orang lain, sebenarnya kita hanya
mengenal 'luarnya' saja. Tidak 'dalamnya'. Saya dan Anda misalnya. Anda
tahu apa soal saya? Saya juga tidak tahu, siapa sebenarnya Anda.
Kita perlu paham soal ini. Supaya tidak kecewa kalau tahu 'siapa
sebenarnya dia'. Banyak orang yang kecewa oleh orang lain. Bukan karena
orang itu berbuat jahat. Tapi, karena orang itu tidak seperti yang
dibayangkannya. Tidak sebaik yang dikiranya. Akhirnya, disebelinnya
orang itu.
Lucu..... Orang yang
tidak mengusik kita kok malah disebelin. Janganlah kita membenci orang
karena dia tidak mampu menjadi seperti yang kita bayangkan.
Tak perlu saya contohka, kasusnya sudah sering terjadi. Baik diluar, maupun didalam negeri. Anda misalnya. Suka membaca tulisan saya. Atau, pernah lihat postingan iklan saya...
Jika Anda merasa cocok dengan pemikiran dan metode saya, mungkin Anda mengira saya baik, bijak dan layak menjadi panutan. Lantas, bagaimana kalau suatu saat nanti Anda 'tahu' bahwa ternyata saya tidak sebaik yang Anda kira. Tidak sebijak yang Anda sangka. Akan tetapkah penilaian Anda?
Ini nggak gampang loh. Istri saya, akan dengan mudah menerima saya. Karena dia tahu siapa saya sebenarnya. Tapi Anda yang hanya mengenal saya lewat tulisan atau postingan, hanya tahu yang baik-baiknya saja.
Inilah penyebabnya, kenapa kita sering kecewa pada manusia. Maka jangan terlalu tinggi menilai seseorang. Terlampau berat beban itu untuk dipikul.
Biasa saja......bahkan terhadap orang yang Anda kira 'sempurna' sekalipun, sebab...tak ada manusia yang tanpa cela. Karena kesempurnaan, mutlak milik Allah.
Kalau pun ada manusia yang Anda idolakan hingga tak ada cela sedikit pun dimata Anda, maka hanya Nabi yang Anda imani yang layak mendapatkannya. Silakan. Muliakan Nabi Anda. Siapapun itu....!!! Jika benar dia utusan Tuhan, maka saya pun ikut menyanjungnya pula.
Adakah selain nabi yang boleh dipandang tanpa cela? Nggak ada. Semua manusia biasa, sama seperti manusia lainnya, Punya kekurangan walau pun didepan orang lain selalu tampil bijaksana. Meskipun diatas mimbar selalu terlihat mempesona.
Bagaimana pun juga. Dia adalah manusia biasa. Seperti halnya saya. Dan juga Anda. Tak perlu kita menyanjungnya secara berlebihan. Siapapun dia. Apalagi saya kan?
Biasa sajalah kita mah. Kadang benar. Kadang salah. Ketika dalam berteman. Atau berinteraksi, kita saling memahami hal ini. Maka saya tidak akan kecewa jika kelak saya tahu bahwa Anda tidak 'sebaik' yang saya kira.
Dan.....anda juga tidak akan kecewa, jika kelak tahu bahwa saya ini, ternyata tidak sebijak yang anda kira. Saya....seperti anda, Manusia yang punya kekurangan.
Jika selama ini hanya kebaikan saja yang kelihatan, tidak berarti saya sempurna. Melainkan karena Tuhan, masih menutupi aib dan kekurangan yang saya miliki. So....Jangan heran jika suatu saat nanti. Tuhan perlihatkan sisi kelam teman Anda ini. Toh kesempurnaan mah hanya milik Tuhan kan?
Sumber DEKA.
Tak perlu saya contohka, kasusnya sudah sering terjadi. Baik diluar, maupun didalam negeri. Anda misalnya. Suka membaca tulisan saya. Atau, pernah lihat postingan iklan saya...
Jika Anda merasa cocok dengan pemikiran dan metode saya, mungkin Anda mengira saya baik, bijak dan layak menjadi panutan. Lantas, bagaimana kalau suatu saat nanti Anda 'tahu' bahwa ternyata saya tidak sebaik yang Anda kira. Tidak sebijak yang Anda sangka. Akan tetapkah penilaian Anda?
Ini nggak gampang loh. Istri saya, akan dengan mudah menerima saya. Karena dia tahu siapa saya sebenarnya. Tapi Anda yang hanya mengenal saya lewat tulisan atau postingan, hanya tahu yang baik-baiknya saja.
Inilah penyebabnya, kenapa kita sering kecewa pada manusia. Maka jangan terlalu tinggi menilai seseorang. Terlampau berat beban itu untuk dipikul.
Biasa saja......bahkan terhadap orang yang Anda kira 'sempurna' sekalipun, sebab...tak ada manusia yang tanpa cela. Karena kesempurnaan, mutlak milik Allah.
Kalau pun ada manusia yang Anda idolakan hingga tak ada cela sedikit pun dimata Anda, maka hanya Nabi yang Anda imani yang layak mendapatkannya. Silakan. Muliakan Nabi Anda. Siapapun itu....!!! Jika benar dia utusan Tuhan, maka saya pun ikut menyanjungnya pula.
Adakah selain nabi yang boleh dipandang tanpa cela? Nggak ada. Semua manusia biasa, sama seperti manusia lainnya, Punya kekurangan walau pun didepan orang lain selalu tampil bijaksana. Meskipun diatas mimbar selalu terlihat mempesona.
Bagaimana pun juga. Dia adalah manusia biasa. Seperti halnya saya. Dan juga Anda. Tak perlu kita menyanjungnya secara berlebihan. Siapapun dia. Apalagi saya kan?
Biasa sajalah kita mah. Kadang benar. Kadang salah. Ketika dalam berteman. Atau berinteraksi, kita saling memahami hal ini. Maka saya tidak akan kecewa jika kelak saya tahu bahwa Anda tidak 'sebaik' yang saya kira.
Dan.....anda juga tidak akan kecewa, jika kelak tahu bahwa saya ini, ternyata tidak sebijak yang anda kira. Saya....seperti anda, Manusia yang punya kekurangan.
Jika selama ini hanya kebaikan saja yang kelihatan, tidak berarti saya sempurna. Melainkan karena Tuhan, masih menutupi aib dan kekurangan yang saya miliki. So....Jangan heran jika suatu saat nanti. Tuhan perlihatkan sisi kelam teman Anda ini. Toh kesempurnaan mah hanya milik Tuhan kan?
Sumber DEKA.
Langganan:
Postingan (Atom)
Untuk ayah dan bunda yang memiliki anak usia remaja silahkan daftarkan putra dan putri anda dalam training yang akan memaksimalkan segala po...
-
Oleh : Jamil Azzaini Dunia berubah, begitu pula dunia leadership berubah. Karakter seorang leader yang diperlukan saat ini sangat berbed...
-
Zaman dahulu kala ketika Gandhi sdg belajar hukum di University College, London, ada seorg professor yg bernama Peter, yg kurang menyukai Ga...
-
Jika saat ini ada yang merasa belum menjadi orang kreatif, tenang saja. Tidak perlu merasa berkecil hati. Apalagi menyalahkan diri sendir...